Selasa, 14 April 2020

CERIPING PISANG ROBANNA




Dusun Krasak, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang adalah daerah pertanian. Daerah ini banyak ditumbuhi pohon pisang. Seperti halnya di daerah-daerah lain, pisang adalah tanaman yang dapat mendatangkan penghasilan sampingan. Tanaman pisang ada di pekarangan-pekarangan setiap rumah sehingga produksi pisang di Rowosari melimpah. Kebanyakan masyarakat menjual hasil panen pisang dengan menjual utuh (tundunan) ke pasar atau dibeli pedagang keliling.

Kreativitas dan inovasi dapat membuat yang biasa menjadi luar biasa. Kata itu tepat seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Bea Studi Etos chapter Semarang. Potensi hasil pisang yang melimpah dapat diolah menjadi berbagai produk makanan olahan. Sejak tahun 2009, divisi ekonomi perhimpunan beasiswa tersebut memberikan pendampingan pengolahan pisang. Jadilah ceriping pisang Robanna. Bahkan muncul berbagai turunan makanan olahan berbahan dasar pisang. Kini produk olahan ceriping pisang ada banyak variant. Ada rasa coklat, keju, tiramisu dan lain-lain, ada sekitar delapan rasa. 

Inovasi hasil olahan pisang mampu meningkatkan penghasilan warga. Ngatiyem, salah satu produsen ceriping pisang, dalam satu bulan dapat mengolah hingga 60 kg pisang. Jumlah tersbut dapat menghasilkan hingga 500 psc ceriping pisang Robanna. Dari penjualan tersebut Ngatiyem mendapatkan tambahan penghasilan sekkitar 300-500 ribu per bulan.

1 komentar: