Belajar Menulis Kata,
Kalimat, dan Paragraf
Narasumber Bapak Imam
Fitri Rahmadi, beliau adalah dosen Universitas Pamulang yang sekarang sedang
kuliah S3 di Johannes Kepler Universität Linz Austria (2019-sekarang).
Beliau pernah
menulis 2 buku yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo ketika masih kuliah
S1 di UIN Jakarta (2018-2013) dan pada penghujung kuliah S2 di Universitas
Negeri Jakarta (2016).
Pada sesi
pelatihan ini, beliau menyampaikan dasar menulis, meliputi: pemilihan kata,
penulisan kalimat, dan penyusunan paragraf. Materi dasar menulis bisa digunakan
untuk penulisan akademik, tetapi juga untuk penulisan personal dan formal. Secara
lebih lengkap materi dapat dibaca di https://tigabelase.wordpress.com/2020/04/06/dasar-menulis-kata-kalimat-dan-paragraf
Pemilihan Kata
Perihal pilihan kata disebut dengan diksi. Diksi bisa
digunakan pada kalimat yang berbeda-neda meskipun dimaksudkan untuk
mengungkapkan hal yang sama. Perbedaan diksi di dalam penulisan personal, formal, dan akademik akan
merubah rasa dari kalimat/
Cermati tiga kalimat di bawah ini:
Ibu guru sedang ngobrol-ngobrol
dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berbincang-bincang
dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berdiskusi
dengan kepala sekolah
Penulisan Kalimat
Kalimat terdiri dari
kalimat sederhana (simple sentence), kalimat gabungan (compound sentence),
kalimat kompleks (complex sentence), dan kalimat campuran.
Sederhana:
Saya membaca tulisan di blog
Gabungan:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan
saya tentang cara menulis kalimat.
Kompleks:
Saya membaca tulisan di blog ketika sedang bekerja dari
rumah.
Campuran:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan
saya tentang cara menulis kalimat ketika sedang bekerja dari rumah.
Penyusunan
Paragraf
Paragraf adalah
kumpulan kalimat yang mempunyai satu kalimat topik (topic sentence) sebagai ide pokok atau gagasan utama (main idea) dan beberapa kalimat penjelas
(supporting sentences) sebagai detail
yang menjelaskan ide pokok.
Gunakan bentuk
kalimat sederhana untuk membuat kalimat topik. Cara gampang untuk membuat
kalimat topik, adalah pastikan anda meletakkan ide pengontrol atau controlling idea pada setiap kalimat
topik. Bentuk kalimat penjelas harus bervariasi, terdiri dari kalimat gabungan
dan kompleks, serta dilengkapi dengan konjungsi sebagai transisi antar kalimat
supaya paragraf mengalir dengan baik, enak dibaca, dan mudah dipahami. Supaya
enak dibaca dan tulisan mudah dipahami, sebaiknya gunakan susun paragraf
deduktif.
Contoh paragraf
yang baik:
Bekerja dari rumah
memiliki kekurangan dan kelebihan. Pada satu sisi, bekerja dari rumah
menjadikan jadwal kerja tidak begitu jelas sehingga karyawan harus membuat
jadwal jam kerja sendiri. Bekerja jadi tidak nyaman bagi yang memiliki rumah
sempit. Pada sisi lain, bekerja dari rumah justru waktu menjadi lebih fleksibel
dan lebih banyak waktu untuk keluarga. Selain itu, bekerja dari rumah bukan
hanya dapat menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi tetapi juga
menghemat biaya operasional kantor.
Kesimpulan
Sebuah pragraf laksana
sebuah burger, terdiri dari beberapa bagian.
Bagian dari paragraf:
kalimat topik, detail pendukung, kosa kata bervariasi, kalimat penutup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar