Jumat, 10 April 2020

Belajar Menulis Kata Kalimat Paragraf



Belajar Menulis Kata, Kalimat, dan Paragraf
Narasumber Bapak Imam Fitri Rahmadi, beliau adalah dosen Universitas Pamulang yang sekarang sedang kuliah S3 di Johannes Kepler Universität Linz Austria (2019-sekarang).
Beliau pernah menulis 2 buku yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo ketika masih kuliah S1 di UIN Jakarta (2018-2013) dan pada penghujung kuliah S2 di Universitas Negeri Jakarta (2016).
Pada sesi pelatihan ini, beliau menyampaikan dasar menulis, meliputi: pemilihan kata, penulisan kalimat, dan penyusunan paragraf. Materi dasar menulis bisa digunakan untuk penulisan akademik, tetapi juga untuk penulisan personal dan formal. Secara lebih lengkap materi dapat dibaca di https://tigabelase.wordpress.com/2020/04/06/dasar-menulis-kata-kalimat-dan-paragraf
Pemilihan Kata
Perihal pilihan kata disebut dengan diksi. Diksi bisa digunakan pada kalimat yang berbeda-neda meskipun dimaksudkan untuk mengungkapkan hal yang sama. Perbedaan diksi di dalam  penulisan personal, formal, dan akademik akan merubah rasa dari kalimat/

Cermati tiga kalimat di bawah ini:
Ibu guru sedang ngobrol-ngobrol dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berbincang-bincang dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berdiskusi dengan kepala sekolah

Penulisan Kalimat
Kalimat terdiri dari kalimat sederhana (simple sentence), kalimat gabungan (compound sentence), kalimat kompleks (complex sentence), dan kalimat campuran.
Sederhana:
Saya membaca tulisan di blog

Gabungan:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan saya tentang cara menulis kalimat.

Kompleks:
Saya membaca tulisan di blog ketika sedang bekerja dari rumah.

Campuran:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan saya tentang cara menulis kalimat ketika sedang bekerja dari rumah.

Penyusunan Paragraf
Paragraf adalah kumpulan kalimat yang mempunyai satu kalimat topik (topic sentence) sebagai ide pokok atau gagasan utama (main idea) dan beberapa kalimat penjelas (supporting sentences) sebagai detail yang menjelaskan ide pokok.
Gunakan bentuk kalimat sederhana untuk membuat kalimat topik. Cara gampang untuk membuat kalimat topik, adalah pastikan anda meletakkan ide pengontrol atau controlling idea pada setiap kalimat topik. Bentuk kalimat penjelas harus bervariasi, terdiri dari kalimat gabungan dan kompleks, serta dilengkapi dengan konjungsi sebagai transisi antar kalimat supaya paragraf mengalir dengan baik, enak dibaca, dan mudah dipahami. Supaya enak dibaca dan tulisan mudah dipahami, sebaiknya gunakan susun paragraf deduktif.

Contoh paragraf yang baik:
Bekerja dari rumah memiliki kekurangan dan kelebihan. Pada satu sisi, bekerja dari rumah menjadikan jadwal kerja tidak begitu jelas sehingga karyawan harus membuat jadwal jam kerja sendiri. Bekerja jadi tidak nyaman bagi yang memiliki rumah sempit. Pada sisi lain, bekerja dari rumah justru waktu menjadi lebih fleksibel dan lebih banyak waktu untuk keluarga. Selain itu, bekerja dari rumah bukan hanya dapat menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi tetapi juga menghemat biaya operasional kantor.

 

Kesimpulan
Sebuah pragraf laksana sebuah burger, terdiri dari beberapa bagian.
Bagian dari paragraf: kalimat topik, detail pendukung, kosa kata bervariasi, kalimat penutup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar